Mengenang #2 : Wearpract


Sebagai angkatan kelima, atau untuk Stemsa 010, jurusan yang aku pilih ini lumayan baru. baru 7tahunan saat aku diterima di SMK tercinta ini. Di kelas 1, rasanya ketemu dengan kakak kelas harus penuh rasa hormat. Ya menghormati yang lebih tua mang dianjurkan dan diutamakan, aturan agama pun berkata demikian. Ngomong2 kakak kelas, khususnya kelas TKJ tentunya. Mereka punya gaya dan kebiasaan sendiri kalau masalah kekompakkan, termasuk pakaian praktik/wearpract/werpak.

Dengan bahan kain warna biru tebal, desain dan potongan bajunya sudah sesuai dengan ketentuan sekolah. Ya standar sama dengan jurusan2 lain. Namun, untuk tahun kami, desain dan potongan baju praktik/werpaknya lain dari pada yang lain. Kaya punyaknya pak guru/bu guru yang orange hitam itu. Tapi, kalau punya angkatanku biru dengan perpaduan warna putih. Bagian putih tersebut hanyalah selingan/tambahan. Jadi, tetep warna dasarnya biru untuk jurusan TKJ atau AV. Dan modifikasi werpak perdana inilah yang kini dilanjutkan oleh adik – adik kelas. Tentunya bordiran dan perpaduan warna, desain dan potongan baju sedikit berbeda.

Desain baju ini didesain atas kesepakatan 1 kelas. Dengan 2 lidah baju di bahu, 2 saku, logo SMK N 2 Yogyakarta di atas saku sebela kiri, nama siswa di atas saku kanan, dan logo TKJ Angkatan V tentunya di punggung bagian atas. Untuk desain logo TKJ, dibuat oleh Rizal Acmadsya, dan desain bajunya kalau tidak salah didesain oleh Meganingtyas, sementara untuk tailornya ibunya Mega. Ya sebelumnya saya ucapkan terima kasih buat mereka2 yang telah mengucurkan ide kreatifnya.

Untuk pertama kalinya, werpak dipakai langsung mendapat tanggapan yang begitu beragam. Masalahnya, untuk desain potongan werpak selama ini ya standar – standar saja. Dan kami kaya jadi pusat perhatian gitu (PD..!!). Ya agak bangga, ga enak karena sering dilihatin hampir semua orang, dll. Setiap kami mengenakan pakaian werpak tersebut dan lewat di depan orang, selalu dipelototin. Maklum..kelas yang berani tampil beda. Pro kontra mang ada.

Yang pro ya bilangnya bagus, kreatif, lumayan, dll. Tapi yang kontra bilangnya sirik, ih..kelas eks****f, dll. Tidak taat peraturan sekolah, padahal katanya Pak Rohmadi selaku Kajur TKJ dah izin sama pihak kepala sekolah. Tapi ya udah lah, tetap berlalu dan go on. Masih banyak tugas yang harus diselesaikan dari pada ngurusin omongan orang. (maaf)

Dan ini logo TKJ Angkatan V di wearpak.

Logo TKJ di werpak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s