Diawali dengan kebohongan


Memasuki gerbang pintu kaca, lalu belok kanan untuk sekedar mengisi presensi. Sebuah presensi sebagai bukti kehadiran kerja, yang harus di isi dengan tanda tangan. Adalah sebuah awal memulai aktivitas kerja demi menunjukkan kedisiplinan, menandatangani presensi kehadiran memanglah wajib. Karena bila tak menandatangani, di anggap tidak masuk. Dengan alokasi yang seharusnya sampai 7.30, seharusnya pula para pekerja bisa datang tepat waktu sebelum 7.30.

Kenyataan di lapangan yang berbalik membuat ku ingin memberontak melihat para senior yang datang lebih dari jam yang telah ditentukan. Meskipun kegiatan di mulai pukul 7.45 sampai dengan pukul 8.00 sering dibiarkan begitu saja. Banyak juga yang datang terlambat. Nah, namun untuk menutupi keterlambatan tersebut, manajemen di sini tak kehilangan akal guna menutupi kekurangan dan keburukan agar terlihat baik. Baik di sini dari segi bentuk nyata tanda tangan.

Para pekerja yang datang lebih awal, misal kondisi nyata pukul 07.15, menulis di presensi lebih awal dari kondisi yang sebenarnya, misal di tulis 07.00. Begitu juga pekerja selanjutnya, jamnya di ajukan. Sehingga, bagi mereka yang datang lebih dari pukul 07.30, bisa tertolong, karena jamnya kebagian (bisa masuk dalam range s.d. 07.30)Begitulah setiap hari mengenai presensi yang gak jelas valid tidaknya. Namun, bila memang ingin benar – benar tegas dan displin, katanya merugikan banyak pihak/pekerja lain. Pernah saya menulis jam di presensi apa adanya, yaitu 7.23. Di jam 7.23 tersebut, baru sekitar 10 orang yang hadir. Artinya, hanya tersisa kurang lebih 7 menit sampai dengan pukul 07.30, dan waktu 7 menit tersebut ditempati oleh puluhan pekerja yang lain. Ditegurlah saya oleh senior, kalo ngisi presensi, ya diajukan 10-15 menit lah. Maksudnya, antara presensi di atasnya, jamnya cuma selang beberapa menit biar nanti yang datang belakangan (baca : telat), bisa kebagian jam, dan tidak terhitung telat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s