Mandiri Targetkan Sejuta Pengguna E-Cash dalam Setahun


ANALISIS BERITA MEDIA Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Bahasa Indonesia dalam Pelatihan Jurnalistik kerjasama dengan Bernas Jogja

Judul : Mandiri Targetkan Sejuta Pengguna E-Cash dalam Setahun
Sumber : Media Indonesia Edisi Rabu, 21 Mei 2014 Halaman 19
Nama Rubrik : Korporasi
Analisis Isi Berita
Apa : Apa yang dimaksud dengan E-Cash?
E-Cash adalah fasilitas pembayaran dengan menggunakan uang elektronik untuk memudahkan transaksi pembayaran mikro yang berbentuk aplikasi media social yang disisipan di telepon seluler.
Mengapa : Mengapa harus menerapkan layanan E-Cash?
Aplikasi ini bertujuan mendorong penciptaan less-cash society, untuk mengurangi transaksi dengan uang tunai karena transaksi pembayaran dengan uang tunai selama ini mencapai 80%, berbanding terbalik dengan Singapura (39%) dan Malaysia (42%) Perkembangan industri e-commerce di Indonesia yang pesat, tetapi belum didukung alat pembayaran yang menandai bagi pelaku transaksi e-commerce.
Siapa : Siapa yang menerapkan E-Cash?
Bank Mandiri ( PT Bank Mandiri Tbk (Persero)
Siapa yang menjadi target pengguna E-Cash?
Masyarakat Indonesia yang sering melakukan transaksi, terutama pelaku transaksi e-commerce.
Kapan : Kapan target pengguna E-Cash dan berapa targetnya?
Dalam jangka waktu 1 tahun hingga Mei 2015 ditargetkan 1 juta orang pengguna E-Cash
Dimana : Dimana para pengguna bisa memakai aplikasi ini? Para pengguna bisa menggunakan aplikasi ini melalui telepon seluler yang sudah diinstal aplikasi e-cash setelah melakukan pengisian uang melalui layanan e-channel di Bank Mandiri
Bagaimana : Bagaimana sisstem layanan ini bekerja?
Pihak Bank Mandiri menerapkan LKD yaitu Layanan Keuangan Digital yang merupakan layanan jasa sistem pembayaran dan keuangan melalui kerja sama dengan pihak ketiga (agen) melalui sarana teknologi informasi. Pengguna E-Cash tidak harus memiliki rekening Mandiri melainkan harus mengisi uang via layanan e-channel Bank Mandiri
Makna Berita dan Pengembangannya
Perkembangan era teknologi mau tidak mau harus diikuti oleh seluruh sector termasuk dunia perbankan. Jika sebelumnya transaksi keuangan harus menggunakan uang tunai, maka dengan adanya aplikasi telepon seluler ini pelaku transaksi terutama pelaku e-commerce bisa dengan mudah membayar tanpa harus menyetor uang tunai. Dengan hanya menggunakan e-cash, maka orang tersebut tidak perlu bertemu langsung atau datang ke Bank hanya untuk melakukan transaksi. Selain itu tentunya penggunaan kertas dalam transaksi ini diharapkan dapat diminimalisir, sehingga mendukung less-pepper dan ramah lingkungan. Dengan adanya aplikasi media sosial ini nasabah maupun pelaku transaksi dimudahkan. Bahkan yang tidak punya rekening Bank Mandiri pun bisa menggunakan aplikasi ini setelah melakukan pengisian uang dengan aplikasi e-channelnya Selain lebih aman, tentunya penerapan e-cash ini juga lebih aman dari tindak kejahatan seperti perampokan atau penjambretan. Hanya saja sebaiknya penerapan aplikasi ini perlu didukung pula dengan kebijakan atau regulasi yang mengatur transaksi elektronik misalnya Undang-Undang ITE maupun kebijakan di bidang moneter/perbankan sehingga kejahatan di dunia maya/elektronik bisa dihindari karena sebuah sistem jika tidak didukung dengan sistem keamanan juga sia-sia bahkan bisa merugikan masyarakat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s